Wednesday, May 8, 2013

TUGAS BAHASA INDONESIA KARYA TULIS MASALAH KESEHATAN AKIBAT ALKOHOL DAN MEROKOK


ABSTRAK

Alkohol adalah suatu zat yang pada dosis rendah mempunyai efek menguntungkan seperti menurunkan kejadian stroke, batu kantong empedu dan penyakit Alzheimer. Akan tetapi bila konsumsi\ lebih dari dua gelas standar sehari dapat menyebabkan problem kesehatan pada sistem organ tubuh. Alkohol dapat menyebabkan gangguan kesadaran yang meliputi penurunan ingatan kejadian yang baru dialami dan yang lama dalam jagka waktu tiga minggu setelah pesta minuman keras. Kandungan utama tembakau yang menyebabkan terjadinya ketergantungan adalah Nikotin. Rokok yang belum dinyalakan mengandung nikotin, karsinogen dan toksin lainnya yang dapat penyebabkan penyakit gusi dan kanker mulut. Merokok menjadi pemicu utama penyebab penyakit kanker paru-paru. Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru-paru yang dapat disebabkan oleh karsinogen pada lingkungan terutaanya asap rokok

Kata Kunci : Alkohol, rokok, kanker



MASALAH KESEHATAN
AKIBAT ALKOHOL DAN MEROKOK















OLEH:
FITRI ISTIKASARI
N 101 12 065



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS TADULAKO
PALU
2012

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Alkohol jika dikonsimsi mempunyai efek toksik terhadap tubuh baik secara langsung maupun tidak langsung (Panjaitan,2003). Salah satu akibat konsumsi alkohol (etanol) berlebih adalah meningkatnya resiko gagal ginjal dan gagal fungsi hati. Mengkonsumsi etanol sangat berbahaya karena reaksi kimia senyawa ini membentuk nefrotoksin kuat hingga menyebabkan gangguan fungsi dan kematian sel (nekrosis) oada sel tubulus proksimal. Hasil penelitian yang dilakukan pada hewan percobaan tikus putih galur wistar, yang diberi alkohol 20%, 30%, 40% dan 50% sebanyak 2 ml/hari selama 15 hari, ditemukan nekrosis sel tubulus proksimal ginjal (Gunawan, 2010).
Merokok merupakan masalah kesehatan pada masyarakat karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang mematikan. Survey Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 1986 dan 1992mendapatkan peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9,7% menjadi 16%. Merokok juga menjadi factor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung dan hipertensi. Ditinjau dari sudut kesehatan, tembakau atau rokok dapat menyebabkan berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, stroke, kanker paru dan kanker mulut. Di samping itu, rokok juga menyebabkan penurunan kesuburan, peningkatan insiden hamil di luar kandungan, pertumbuhan janin (fisik dan intelegensi) yang melambat, kejang pada kehamilan, gangguan imunitas bayi dan peningkatan kematian perinatal (Depkes, 2009).
Pada keadaan merokok, pembuluh darah akan mengalami penyempitan dibeberapa bagian tubuh. Dalam keadaan ini dibutuhkan tekanan yang lebih tinggi agar darah dapat mengalir ke organ-organ tubuh dengan jumlah yang tetap. Karena itu, jantung harus memompa darah lebih kuat, sehingga tekanan pada pembuluh darah meningkat.

1.2  Rumusan Masalah
·         Apa itu alkohol?
·         Masalah apa yang ditimbulkan dalam mengonsumsi alkohol?
·         Masalah apa yang ditimbulkan pada kebiasaan merokok?

1.3  Tujuan
·         Mengenali alkohol.
·         Mengetahui masalah kesehatan akibat mengonsumsi alkohol.
·         Mengetahui masalah kesehatan akibat kebiasaan merokok

BAB II
PAMBAHASAN

Alkohol adalah suatu zat yang pada dosis rendah mempunyai efek menguntungkan seperti menurunkan kejadian stroke, batu kantong empedu dan penyakit Alzheimer. Akan tetapi bila konsumsi lebih dari dua gelas standar sehari dapat menyebabkan problem kesehatan pada sistem organ tubuh. Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah yang besar dan berulang-ulang seperti pada penyalahgunaan alkohol dan ketergantungan alkohol dapat memperpendek harapan hidup baik pada laki-laki maupun perempuan, pada semua kultur dan tingkat sosial ekonomi.
Alkohol murni atau disebut juga etanol adalah bahan psikoaktif dan yang mengonsumsinya akan menderita penurunan kesadaran. Bahan ini dihasilkan dari proses fermentasi gula yang dikandung dari malt dan beberapa buah-buahan seperti hop, anggur dan sebagainya. Etanol merupakan molekul yang lemah dan dapat dengan mudah menembus membran sel, serta dapat dengan cepat merata dalam darah dan jaringan. Kadar alkohol di dalam darah dinyatakan dalam milligram atau gram etanol per desiliter. Pada orang yang minum satu sampai dengan dua gelas per hari, memiliki kadar 0,01-0,03 g/dL.
Minuman yang mengandung etanol 10-15 gram adalah:
  • 340 ml: bir
  • 115 ml: anggur yang non fortified
  • 43 ml: minuman yang pro fortified
  • 11 anggur mengandung 80 g etanol.
Zat-zat lain yang ada dalam minuman beralkohol meliputi zat molekul yang rendah dan tinggi seperti methanol dan butanol, aldehid, ester, histamine, fenol, tanin, zat besi, timbal, kobal, yang dapat merusak kesehatan pada seseorang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol.
Etanol adalah depresan susunan saraf pusat yang menyebabkan penurunan aktivitas saraf, meskipun pada kadar yang rendah juga memperlihatkan pengaruh rangsangan. Alkohol diserap dari mukosa mulut dan esofagus (dalam jumlah kecil) dari lambung dan usus besar (sebagian kecil) dan dari bagian proksimal usus kecil (sebagian besar).
Meskipun alkohol memberikan kalori 300 kJ atau 70-100 kcal (per gelas) tetapi tidak mengandung mineral, protein dan vitamin. Alkohol dapat mempengaruhi absorbs vitamin dalam usus halus dan menurunkan cadangannya dalam hati. Efek suatu obat tergantung pada dosis, kenaikan kadarnya di dalam plasma, adanya obat lain dan riwayat pemakaian obat di masa lalu. Pada pemakainan alkohol, adanya penurunan atau kenaikan kadarnya dalam darah, efeknya akan sangat tergantung kadar alkohol pada keadaan sebelumnya.
Meskipun minum satu atau dua gelas sehari pada orang yang sehat dan tidak sedang hamil dapat menyebabkan efek yang menguntungkan, tetapi pada dosis alkohol yang cukup tinggi akan menjadi toksik untuk organ tubuh. Pada ibu hamil mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak selama masa kehamilan dapat menyebabkan penyebaran yang cepat dari etanol lewat plasenta yang membuat efek serius bagi perkembangan bayi meliputi perubahan pada wajah, kurangnya pembentukan konka, gigi yang kecil dengan enamel yang buruk, lipatan telapak tangan yang tidak normal serta hambatan pada pergerakan sendi.
Hampir 35% peminum pernah mengalami black out, yaitu suatu keadaan amnesia sementara, dimana seseorang akan melupakan apa yang terjadi selama meminum alkohol. Masalah lain yang sering terjadi setelah meminum beberapa gelas alkohol adalah akan menyebabkan penurunan yang cepat gerakan mata dan dapat menimbulkan gangguan mimpi di tengah malam. Alkohol dapat menyebabkan gangguan kesadaran yang meliputi penurunan ingatan kejadian yang baru dialami dan yang lama dalam jagka waktu tiga minggu setelah pesta minuman keras.
Mengkonsumsi alkohol 1,5 gelas per hari dapat meningkatkan risiko mengidap kanker payudara sebesar 1,4 kali. Untuk semua jenis kelamin minum lebih dari empat gelas per hari dapat meningkatkan risiko terkena kanker mulut dan esofagus tiga kali lebih besar dan kanker rectum meningkat sebesar 1,5 kali.
Efek pada sistem otot dapat menyebabkan perubahan pada metabolisme kalsium, densitas tulang yang rendah serta pertumbuhan yang lambat yang dapat meningkatkan risiko fraktur dan osteokrenosis.
Kandungan utama tembakau yang menyebabkan terjadinya ketergantungan adalah Nikotin. Rokok yang belum dinyalakan mengandung nikotin, karsinogen dan toksin lainnya yang dapat penyebabkan penyakit gusi dan kanker mulut. Perokok lebih rentan menderita pembuluh darah menjadi besar daripada yang bukan perokok. Rokok dapat menyebabkan denyut jantung menjadi lebih cepat, menaikkan risiko hipertensi dan penyubatan arteri dan akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke. Asap rokok mengandung 40 macam zat karsinogen, yang memungkinkan timbulknya kanker paru pada perokok 22 kali lebih besar; lidah, mulut, kelenjar ludah dan faring 6-7 kali lebih besar; kanker kerongkongan 12 kali lebih besar, esofagus 8-10 kali lebih besar (WHO, 2002). Selain itu merokok juga dapat meningkatkan risiko kanker serviks dan uterus. Kanker inin disebabkan oleh nikotin yang ada dalam dara, karena asap rokok yang masuk ke dalam tubuh akan segera menyebar ke seluruh tubuh. Zat nikotin yang terdapat dalam asap rokok akan memicu pertumbuhan sel yang tidak normal yang kemudian  dapat menimbulkan sel kanker mulut rahim. Merokok menjadi pemicu utama penyebab penyakit kanker paru-paru. Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru-paru yang dapat disebabkan oleh karsinogen pada lingkungan terutaanya asap rokok. Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru serta timbulnya penyakit obstruksi paru menahun eperti emfisema, yaitu pelebaran dan rusaknya kantung udara yang berada di paru-paru yang menurunkan kapasitas paru-paru untuk menghisap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Merokok merupakan penyebab utama dari kanker paru-paru. Risiko kanker meningkat berdasarkan meningkatnya jumlah rokok per hari dan menigngkatnya durasi merokok.
Pada ibu hamil yang merokok, janin yang dikandungnya akan lebih berisiko mengalami kelahiran sebelum waktunya, ukuran janin yang lebih kecil dari ukuran normal yang sesuai dengan usia kandungan, berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan dan mengalami pertumbuhan yang terhambat pada tahun-tahun pertamanya.hal ini bukan saja berlaku bagi ibu hamil yang merokok namun bagi para wanita  perokok pasif. Zat-zat kimia yang terdapat dalam rokok dapat mereduksi jumlah sel yang dihasilkan di dalam tubuh dan otak janin. Nikotin yang terkandung di dalamnya dapat membuat pembuluh-pembuluh darah menjadi mengkerut, sehingga mengurangi persediaan darah untuk plasenta yang berakibat terganggunya pertumbuhan janin.

BAB III
PENUTUP

3.1  Simpulan
Alhokol merupakan zat aktif yang memiliki efek yang tidak baik untuk kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Bila dikonsumsi swcara berlebihan maka, alkohol dapat bersifat toksik bagi tubuh.
Alkohol dapat menurunkan sistem saraf dan dapat menyebabkan gangguan kesadarang sert dapat menurunkan ingatan pada kejadian yang baru dialami. Selain itu dapat menimbulkan kkanker payudara dan tidak baik untuk janin bagi ibu yang sedang hamil.
Rokok dapat menyebabkan ketergantungan karena zat nikotin yang terkandung di dalamnya. Zat ini dapat memicu pertumbuhan sel yang tidak normal, sehingga dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti hipertensi, stroke, dan kanker.



3.2  Saran
Jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung alkohol karena memiliki efek yang buruk bagi kesehatan.
Jangan pernah mencoba untuk merokok karena rokok dapat menyebabkan ketergantungan. Karena rokok memiliki zat yang tidak baik bagi kesehatan seperti nikotin dan tar.

DAFTAR RUJUKAN

Anonim. 2012. Catatan Bahaya Merokok dan Minuman Alkohol Bagian Pertama. http://pekabaranbaik.blogspot.com/2010/10/catatan-bahaya-merokok-dan-minuman_20.html. Diakses 3 November 2012.
Budiman. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Kelima Jilid I. InternaPublishing. Jakarta.
Partadiredja, Ginus. 2012.Pengaruh Alkohol terhadap Sistem Saraf Pusat. http://www.jurnalmedika.com/edisi-tahun-2010/edisi-no-02-vol-xxxvi-2010/154-artikel-konsep/155-pengaruh-alkohol-terhadap-sistem-saraf-pusat. Diakses 3 November 2012.

No comments:

Post a Comment